SELAMAT DATANG DI FORUM KOMUNITAS SEKOLAH KOMUNIKASI TNI - ANGKATAN LAUT

SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG DI FORUM KOMUNITAS SEKOLAH KOMUNIKASI TNI - ANGKATAN LAUT
Alamat : SEKOM PUSDIKPEL KODIKOPSLA. JALAN HANGTUAH UJUNG SURABAYA JAWA TIMUR INDONESIA
Telpon
: (031) 3286449, (031) 3201845, 3201847, Fax : (031) - 3286449 , e-mail : sekomtnial@gmail.com

Jumat, 14 September 2012

SEJARAH SEKOMAL

 

RIWAYAT SINGKAT  SEKOM 

a.            Berdirinya Sekolah Perhubungan
S PHB AL ( Sekolah Perhubungan Angkatan Laut ) sebenarnya sudah berdiri beberapa bulan sesudah Proklamasi Kemerdekaan,  dan beberapa waktu sesudah berdirinya Angkatan Bersenjata kita,  yang waktu itu bernama BKR yaitu pada permulaan Tahun 1946 bulan dan tanggalnya tak dapat diketahui dengan tepat, berhubung belum teraturnya organisasi kita pasda waktu itu serta catatan-catatan yang berhubungan dengan pembukuan S PHB ini. Tempat diselenggarakannya S PHB pada waktu itu ialah di JL. Dempo Nomor 2 Malang dan di Tegal (S AL). Tentu saja Akomodasi, peralatan serta fasilitas-fasilitas lainnya juga sangat sederhana disesuaikan dengan kemampuan kita pada waktu itu, dimana periodenya disebut dengan Revolusi fisik (melawan Penjajahan Tentara Belanda / Inggris).

b.            Sekolah Perhubungan berpindah  ke Tulunagung.
Dengan adanya clash Tentara Belanda I ( lazimnya sekarang kita kenal dengan Perang Kemerdekaan I ) maka S PHB terpaksa pindah ke Tulungagung, karena Kota Malang diduduki oleh perampas Kemerdekaan (Tentara Belanda dengan segala antek-anteknya) ditempat yang baru ini S PHB melanjutkan misinya dengan segala fasilitas-fasilitasnya yang lebih terbatas lagi. Namun berkat ketabahan dan keuletan itu maka S PHB pun berjalan juga sejajar dengan Pendidikan-pendidikan AB lainnya yang ada pada waktu itu.

c.            Terputusnya Mission S PHB
Perang Kemerdekaan II menyebabkan terhentinya mission S PHB di Tulungagung, karena Tentara Belanda menduduki hampir seluruh wilayah tanah air kecuali di daerah-daerah pedalaman dimana Tentara kita membuat kantong-kantong untuk melawan Tentara Belanda pada waktu itu kita seluruhnya baik Rakyat maupun Tentara/Tentara Pelajar serta Laskar-laskar dan tidak ketinggalan warga S PHB cancut tali wondo ( Menyingsingkan lengan baju ) meninggalkan bangku Sekolah untuk turut ambil bagian dalam gerakan –gerakan melawan penjajah.



d.            S PHB setelah pengakuan Kedaulatan
Bertempat di Opmerk Centrum ( dalam lingkungan Komatal )  yang pada waktu itu termasuk dalam bagian Ksatrian Pendidikan Pasiran, S PHB berjalan secara Horizontal dengan pendidikan-pendidikan lainnya yang ada di AL dengan fasilitas-fasilitas yang lebih baik.

I.          Berdasarkan SK Mentri Pertahanan NO : D/MP/313/51 tgl 28 Djuli 1951, maka resmilah S PHB sebagai bagian dari pendidikan termasuk Rol Administratif KALU, sedangkan para Trainers dibawah organisasi K palu ( Pusdikal sekarang).

II.         Berdasarkan SK M/EN/KSAL NO : A/19/3/16 tgl 3 Nop 1960 S PHB ditetapkan menjadi K PPHB AL dengan tetap dapat ditempatinya S PHB yang sekarang ini sedangkan Rol Administrasi dibawah KALU.

III.        Berdasarkan SP Kodamar IV NO : 480/SP/60 Kodamar IV tgl 20 Nop 1960 maka tertiblah organisasi dan Administrasi KP PHB AL langsung dibawah seorang Komandan yang langsung dibawah Kodamar IV dan di keluarkan dari Rol KPALU tmt 010161.

IV.       Berdasarkan SK Men/Pangal NO : Kep M/Kasal 1541.1 tgl 22 Pebruari 1961 maka S PHB selain sebagai basis training juga menyediakan tempat dengan segala fasilitasnya untuk Armada atau Fleet Training.

V.        Berdasarkan SK Men/Pangal NO : 1520.13 tgl 28 September 1964 maka resmilah nama Sekolah Perhubungan PHB AL yang sebelumnya KP PHB AL (Pusat Pendidikan PHB AL).

VI.       Pada akhir Tahun 1970 SPHB AL berubah nama menjadi Sekomal.

 VII.     Pada periode 1983-1985 Sekomal menjadi Snavkom.

VIII.     Tepat pada tanggal 15 Agustus 1985 kembali menjadi Sekomal dengan Direktur Letkol Laut (P) Muchsin NRP 3163/P.

IX.       Pada awal Tahun 1997 Sekomal berubah menjadi Sekom s/d sekarang.


e.         Prodik-prodik yang  dilaksanakan di Sekom :
            1.         DIKSPESPA KOM.
            2.         DIKTUKBA KOM.
            3.         DIKMABA KOM.
            4.         DIKMATA ISY.
            5.         DIKMATA TLG.

f.          Prodik tambahan yang bersifat Insidentil.
Yaitu Dik Basandi yang dilaksanakan atas kerja sama dengan Lemsara ( Lembaga Sandi Negara ).

g.         Tujuan dan sasaran pendidikan tiap-tiap prodik :
1.         DIKSPESPA KOM.
 Mendidik dan membekali Perwira TNI AL Korps Pelaut menjadi Prajurit pejuang Sapta Marga yang memiliki kesamaptaan jasmani dan profesionalisme Matra Laut dengan pengetahuan dan ketrampilan teknis di bidang Komunikasi dalam rangka melaksanakan tugas sebagai Perwira Komunikasi di KRI.

2.         DIKTUKBA KOM.
Mendidik siswa Bintara TNI AL Kejuruan Komunikasi yang berjiwa pejuang Sapta Marga dan memiliki kesamaptaan jasmani Prajurit Matra Laut sesuai  standar binjas tni untuk dapat melaksanakan tugasnya sebagai Bintara Komunikasi di KRI atau Pendirat.

3.         DIKMABA KOM.
Mendidik siswa menjadi Bintara TNI AL yang berjiwa Pejuang Ssapta Marga  memiliki   kesamaptaan   jasmani   kejuangan   dan profesionalisme sebagai Juru I ( pelaksana kepala tingkat V )  Operator Komunikasi baik di KRI maupun Pendirat.

4.         DIKMATA ISY.
Mendidik siswa menjadi Tamtama TNI AL yang memiliki sikap dan perilaku sebagai dasar untuk menjadi Prajurit profesional, memiliki pengetahuan dan ketrampilan sebagai Juru Isyarat di KRI dan Pendirat, serta memilki kesamaptaan jasmani Prajurit Matra Laut.

5.         DIKMATA TLG.
Mendidik siswa menjadi Tamtama TNI AL yang memiliki sikap dan perilaku sebagai dasar untuk menjadi Prajurit profesional, memiliki pengetahuan dan ketrampilan sebagai Juru Telegrafis di KRI dan Pendirat, serta memilki kesamaptaan jasmani Prajurit Matra Laut.

h.         Kursus-kursus yang dilaksanakan. Susbanjursandi.

i.          Sekom dengan Motto HATU CARAKA BHUANA.
Yang berarti Sekolah tempat mendidik para Caraka pembawa berita yang Cepat Aman dan dapat Dipercaya.


e.            Mision-mision yang sudah/sedang dan kan berjalan sejak dibukanya S PHB AL setelah pengakuan kedaulatan atau jelasnya sejak Tahun 1950 sbb :
1.            Yang sudah berjalan adalah :
a)            Kursus Perwira Elektro.
b)            Bintara Radio Radar  Montir.
c)            Bintara Elektro Montir.
d)            Bintara/Tamtama Telegrafis.
e)            Bintara/Tamtama Isyarat.
f)             Orientasi Course (Perwira Armada)
g)            Kursus Perweira DV PHB ( TLG danm ISY).
h)           Bintara Montir Telex.
i)             Short Course Pwa PHB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar